Selecting Research Problem

Suatu review kilat.

Saya memiliki beberapa tagihan tugas menjelang final-term. Matkul Implementasi: membuat book report bersama teman & bersiap UAS. Matkul Tekpen: membuat produk & publikasi artikel di Jurnal Tekpen; Evaluasi: membuat anotasi dan makalah; Metlit: proposal dan video presentasi durasi maks. 5 mins. Tiga mata kuliah lainnya sudah selesai setor tagihan, siap-siap UAS saja.

Tetapi, saya bahkan tidak dapat memulai berpikir apa yang harus saya lakukan, apa yang sebaiknya saya mulai terlebih dahulu. Padahal, telah berlalu hampir 4 minggu sejak tugas diberikan, presentasi materi dilakukan, diskusi diberikan, dan konsultasi disarankan. Kini menjelang waktu pengumpulan tugas, saya bahkan belum memulai menulis satu kata sekalipun. Saya memiliki draft dan anotasi artikel, dan ada ide yang mengawang-awang di benak. Lalu, apa lagi selanjutnya?

Jadi, sebagai pemanasan, — untuk mengundang niat, memancing minat, membuka hati, membujuk jemari — saya membuat sebuah chapter report/review, entahlah.

BAB 2 MENYELEKSI PROBLEM PENELITIAN

  1. Mengidentifikasi Problem Penelitian

    a> menyelidiki dan memperluas teori
    Empat karakterisitik yang harus dimiliki suatu teori (Ary, Jacobs, Razavich, 1979: 17):
    1) Teori harus dapat menjelaskan mengapa suatu fenomena terjadi dengan penyusunan kata-kata yang paling sederhana dan langsung.
    2) Harus dapat merekonsiliasikan kegiatan observasi baru dengan bukti masa lampau tentang teoretis yang telah dibuat.
    3) Harus memberikan verifikasinya sendiri dengan mengklarifikasikan bagaimana teori ini menjawab fenomena.
    4) Harus menstimulasi pekerjaan lebih jauh.

    b> Menerapkan Teori ke dalam Praktik
    Penelitian Terapan mencakup penerapan teori ke dalam praktik yang sebenarnya agar apat mengetahui teori dan praktik yang paling efektif. Sedangkan, penelitian tindakan adalah suatu bentuk yagn lebih khusus dari penelitian terapan yang difokuskan pada pengujian cara-cara untuk memperbaiki kondisi pada suatu setting khusus.
    Seringkali suatu teori yang sulit untuk diterapkan dalam kegiatan praktik sehari-hari memberikan inspirasi sebuah keragaman pertanyaan tentang penerapannya yang dapat menghasilkan kajian penelitian untuk menjawabnya.

    c> Menyelesaikan temuan yang konflik atau kontradiksi dari kajian penelitian sebelumnya
    Jika hanya mengulang kajian yang asli untuk mengonfirmasikan hasil-hasilnya, kajian Anda merupakan kajian replikasi. Suatu kajian replikasi adalah merupakan suatu cara efektif bahwa suatu teknik akan berjalan dengan baik dengan populasi Anda. Replikasi juga membantu mengonfirmasikan suatu temuan dari masa lalu masih tetap valid di masa sekarang.

    d> Membetulkan metodologi yang salah dalam kajian penelitian sebelumnya. (Penjelasan lebih lanjut pada bab 15).
    e> Memecahkan pendapat yang bertentangan
    f> Mengkaji praktik yang sebenarnya
    g> Topik yang tidak dapat diteliti
  2. Mengembangkan Problem Penelitian
    a> Menganalisis problem-problem
    b> Mengidentifikasi faktor-faktor, variabel-variabel, dan asumsi-asumsi
    c> Mencari literatur secara kontinyu
    Suatu metode pencarian yang cepat melalui Educational Researchers Information Center (ERIC).
  3. Beberapa Kriteria untuk Menentukan Problem Penelitian yang Kurang Tepat
    a> Apakah problem masalah minta peneliti?
    b> Apakah peneliti memiliki kemampuan, pengetahuan, dan pelatihan untuk melaksanakan kajian tersebut?
    c>Apakah suatu kajian memberikan kontribusi untuk pendidikan pada umumnya?
    d>Apakah problem penelitian benar-benar dapat diteliti?
    e> Apaskah problem penelitian tidak berat atau terlalu berat untuk dikerjakan?
  4. Beberapa Pertimbangan dalam Menyeleksi Problem Penelitian
    a> Jangan hanya menyeleksi problem pertama yang Anda dapatkan sebagai problem penelitian Anda.
    b> Dimulai dengan suatu problem penelitian, bukan suatu prosedur atau suatu sampel.
    c> Bekerja secara sistematis dan lengkap dalam tinjauan literatur yang berkaitan.
    d> Bekerja secara pasti dan lengkap dalam mendefinisikan problem penelitian.
    e> Rencanakan terlebih dahulu dan tentukan waktunya.
    Suatu kajian yang dilakukan dengan sangat baik adalah merupakan sumber kebanggaan dan simbol dari kemampuan Anda. Sebaliknya, suatu kajian yang dilakukan dengan tidak baik hanyalah merupakan suatu rekor waktu yang terbuang percuma.

Sumber:
Djunaidi, G., & Almanshur, F. (2009). Petunjuk Praktis Penelitian Pendidikan. UIN-Malang Press.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s